Ketujuh pendonor darah sukarela asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akan menerima Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Para pendonor tersebut adalah Moh Abdulloh, Agung Sujatmiko, Mustari, Mohammad Fajar Yanto, Sukarso, Gamal Irwin Bachtiar, dan Sapto Wardono.
Pelepasan keberangkatan mereka dilakukan secara resmi oleh Penjabat Bupati Pasuruan, Andriyanto, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Jumat, 3 Agustus 2024. Mereka akan berangkat ke Jakarta untuk menerima Pin Emas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
Ketua Unit Donor Darah (UDD) Kabupaten Pasuruan, dr. Wiwik Winarningsih, menjelaskan bahwa ketujuh pendonor tersebut merupakan pendonor lestari yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali. Prestasi ini diraih pada tahun 2019 dan 2020. "Jadi yang diberangkatkan untuk menerima Pin Emas dari Presiden ini adalah pendonor darah yang sudah 100 kali donor dan dicapai di tahun 2019 dan tahun 2020. Total ada 7 orang," tuturnya.
Pemilihan para pendonor darah ini didasarkan pada data faktual di UDD Kabupaten Pasuruan. Mereka yang berhak menerima penghargaan tersebut sebelumnya tidak dapat melakukannya akibat dampak dari pandemi Covid-19.
dr. Wiwik juga menyampaikan bahwa terdapat 20 pendonor darah lainnya yang telah mencapai 100 kali donor pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Ia mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah secara rutin. Menurutnya, banyak manfaat yang bisa diperoleh, seperti membuat tubuh menjadi lebih segar karena adanya regenerasi sel darah baru. Selain itu, donor darah juga dianggap sebagai amal atau shodaqoh yang murah namun sangat bermanfaat.
Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus terima kasih kepada para pendonor lestari yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 100 kali dengan penuh keikhlasan. Ia menilai bahwa donor darah merupakan wujud semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi, serta dapat menjadi contoh yang baik untuk masyarakat.
