Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah Kabupaten Tulungagung Laksanakan Sosialisasi Anti Korupsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung, mengadakan sosialisasi dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di ruang Prajamukti Kantor Bupati Tulungagung pada Kamis, 5 Desember 2024.

Tema yang diusung dalam HAKORDIA tahun ini adalah “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju.” Peringatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Tulungagung.

Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mengurangi pelanggaran administrasi yang dapat memicu tindak pidana korupsi. Ia mengungkapkan bahwa dalam Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang diatur dalam Perpres No. 54/2018, diperlukan pelaksanaan aksi pencegahan di beberapa sektor.

“Di sektor perizinan, kita harus meningkatkan proses menjadi lebih cepat dan sederhana. Untuk sektor keuangan, penerapan e-katalog dan integrasi perencanaan penganggaran harus diperkuat. Sedangkan untuk reformasi birokrasi, sistem merit harus diterapkan,” ungkap Pj Bupati Heru.

Heru juga mencatat bahwa Monitoring Centre for Prevention (MCP) menunjukkan peningkatan yang baik dengan nilai 92,7% di tahun 2023. Namun, hasil Sistem Pengendalian Intern (SPI) masih rendah dengan angka 71,70. Oleh karena itu, strategi pencegahan korupsi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mencakup pengawasan, budaya anti korupsi, transparansi, pemanfaatan teknologi informasi, dan pendidikan.

Melalui sosialisasi ini, Pj Bupati berharap semua pihak yang terlibat dapat melaksanakan strategi-strategi tersebut. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik, meningkatkan kualitas layanan, serta stabilitas ekonomi dan sosial di Kabupaten Tulungagung.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kajari Tulungagung, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Tulungagung, beserta narasumber lainnya.