Tahun ini menjadi tahun yang sangat sibuk bagi rapper terkenal Kendrick Lamar. Di bulan Maret, ia membuat geger dunia musik dengan penampilannya di lagu “Like That” dari Future dan Metro Boomin, yang mencapai posisi nomor satu di Hot 100. Dalam penampilannya, Lamar menyampaikan lirik yang menantang rapper lain, termasuk Drake, sehingga memulai pertarungan yang kemudian menjadi sorotan dalam industri musik.
Pertarungan antara Kendrick Lamar dan Drake menjadi semakin menarik dengan berbagai lagu sindiran yang diluncurkan oleh kedua artis. Setiap lagu mereka menampilkan kemampuan berbahasa dan kreativitas yang luar biasa. Ini menunjukkan betapa kompetitifnya dunia rap, di mana para rapper saling bersaing dengan lirik yang tajam dan pengaruh yang besar.
Pada minggu sebelum Hari Thanksgiving, Kendrick merilis album terbarunya yang berjudul ‘GNX’. Album ini diproduksi oleh Sounwave dan Jack Antonoff, dengan Mustard yang juga berkontribusi melalui lagu “TV Off.” 'GNX' berhasil debut di posisi nomor satu di Billboard 200 dan mencatatkan tujuh lagu yang masuk dalam sepuluh besar Hot 100. Ini adalah pencapaian yang sangat mengesankan di dunia musik.
Sekarang setelah album tersebut dirilis, banyak penggemar dan kritikus musik mulai membandingkan 'GNX' dengan album-album sebelumnya milik Kendrick Lamar. Ini bukanlah tugas yang mudah, mengingat Lamar memiliki banyak album klasik dalam katalognya. Namun, banyak yang percaya mereka bisa menempatkan 'GNX' di posisi yang sesuai di antara karya-karya luar biasa lainnya.
Dengan kehadiran ‘GNX’, Kendrick Lamar sekali lagi menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu rapper terhebat dalam sejarah. Stamina dan semangatnya dalam berkreasi terus menginspirasi banyak orang.
