Film musikal yang sangat dinanti, 'Wicked', telah dikeluarkan dari daftar tayang di Kuwait hanya beberapa hari sebelum dijadwalkan rilis. Hal ini disampaikan oleh laporan dari Variety, sebuah situs berita terkenal yang sering memberikan informasi tentang industri hiburan.
Ini bukan pertama kalinya Kuwait melarang film populer dengan pemberitahuan yang mendesak. Pada tahun 2023, pemerintah Kuwait juga melarang film 'Barbie' dengan alasan melindungi "etika publik." Mereka menilai bahwa film tersebut mengandung "ide dan keyakinan yang tidak sesuai dengan masyarakat dan ketertiban umum Kuwait."
Sampai saat ini, pejabat publik di Kuwait belum memberikan alasan resmi mengenai penghapusan film 'Wicked' dari bioskop. Namun, beberapa media lokal berspekulasi bahwa larangan ini terkait dengan keberadaan aktor-aktor LGBTQ+ dalam film tersebut. Para bintang film 'Wicked', seperti Cynthia Erivo, yang berperan sebagai Elphaba, secara terbuka mengidentifikasi diri mereka sebagai queer. Beberapa aktor lain dalam film ini, termasuk Jonathan Bailey, Bowen Yang, Marissa Bode, dan Bronwyn James, juga memiliki identitas yang sama.
Larangan tersebut menunjukkan pandangan pemerintah Kuwait terhadap konten yang dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai yang berlaku di negara tersebut. Hal ini menjadi perhatian banyak orang, termasuk penggemar film yang merasa terhambat oleh kebijakan semacam ini.
