Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kota Pasuruan Antisipasi Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

Pasuruan, Kota Madinah - Menjelang datangnya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, tim pengendali inflasi di Kota Pasuruan telah melakukan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Rabu (4/12), di Ruang Rapat Untung Suropati I, diadakan high level meeting yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP, M.Si atau akrab disapa Mas Adi.

Rapat ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Badan Pusat Statistik (BPS) Pasuruan, perwakilan dari Bank Indonesia Malang, Bulog Kancab Malang, serta Hiswana Migas yang bertugas dalam penyaluran elpiji dan bahan bakar minyak. Hari ini, mereka berkumpul untuk mendiskusikan langkah-langkah konkret dalam mengendalikan inflasi menjelang Nataru.

Mas Adi dalam rapat tersebut menyatakan keyakinannya bahwa kondisi stok bahan pangan di Kota Pasuruan berada dalam keadaan aman. Menurutnya, data yang telah diambil dari berbagai pemangku kepentingan menunjukkan bahwa semua kebutuhan pangan dapat terpenuhi. “Setelah mendengarkan informasi dari Bulog mengenai ketersediaan beras dan dari Disperindag mengenai kondisi pasar, Insya Allah stok kita pada Nataru aman,” ujarnya.

Beliau mencontohkan bagaimana Bulog berhasil menjamin ketersediaan beras yang cukup dalam kompleks pergudangan Gadingrejo. Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa stok beras diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga April 2025.

“Stabilitas harga dan kondisi pasar juga terjaga. Stok elpiji dan BBM juga aman, tetapi kita harus tetap waspada, terutama untuk distribusi BBM mengingat mobilisasi kendaraan biasanya meningkat saat Nataru,” tuturnya.

Keberhasilan dalam menjaga ketersediaan bahan pokok ini, menurut Mas Adi, merupakan hasil kerja sama antara berbagai pihak. High Level Meeting ini merupakan langkah lanjutan dari pertemuan rutin yang dilakukan oleh TPID dengan Kementerian Dalam Negeri untuk membahas strategi pengendalian inflasi Kota Pasuruan dalam waktu-waktu mendatang.