Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Acara Ruwatan Murwakala Rayakan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), mengadakan acara Ruwatan Murwakala di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa pada Minggu pagi, 1 Desember 2024. Acara ini diadakan sebagai bentuk tradisi dan budaya masyarakat Tulungagung.

Ruwatan merupakan upacara adat dan religi yang memiliki tujuan untuk membersihkan diri dari kotoran dan dosa. Dalam konteks ini, kata "Murwakala" merujuk pada proses membuang aura negatif atau "sengkala" yang dianggap membawa sial, sehingga diharapkan pencapaian hidup menjadi lebih baik. Menariknya, Ruwatan Murwakala kali ini bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-819.

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, membuka acara ini dengan pemecahan kendi dan pemotongan tumpeng. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya melestarikan kegiatan budaya seperti Ruwatan Murwakala ini. "Kegiatan yang memiliki nilai budaya ini penting untuk terus dilestarikan agar generasi muda tidak melupakannya," ujarnya. Ia berharap Ruwatan ini dapat menjadi warisan budaya yang tetap dipertahankan oleh masyarakat.

Acara ini juga dihiasi dengan pagelaran wayang kulit yang diperankan oleh Dalang Ki Marjuki Mardi Sabdo. Hadir dalam acara tersebut adalah Direktur PDAU Kabupaten Tulungagung, Broto Susetyo, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Drs Tri Hariadi M.Si, bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Ruwatan Murwakala tidak hanya menjadi momen spiritual tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya budaya lokal yang merupakan bagian dari identitas masyarakat Tulungagung.