Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Ribuan Guru di Kota Pasuruan Rayakan Hari Pendidikan dengan Jalan Sehat

Pasuruan, Kota Madinah - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan dan Guru Indonesia (PGRI) Ke-79 serta Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024, ribuan guru di Kota Pasuruan mengikuti kegiatan jalan sehat. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 30 November 2024, dan berpusat di GOR Untung Suropati.

Kegiatan ini diberangkatkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. Dalam sambutannya, Mas Adi mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme para guru yang berpartisipasi dalam acara tersebut. “Hari ini menjadi hari yang istimewa di HUT PGRI Ke-79. Jalan sehat ini merupakan wujud kebersamaan dan solidaritas para pendidik,” ujarnya.

Mas Adi menekankan betapa pentingnya peran guru dalam pembangunan bangsa, terutama dalam membentuk generasi masa depan. “Masa depan anak-anak kita, masa depan bangsa, sangat tergantung peran para guru yang menjadi kunci kebangkitan bangsa,” lanjutnya.

Dia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan kualitas pendidikan di Kota Pasuruan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Hari ini bukan hanya soal membangun kapasitas intelektual, ilmu pengetahuan, dan teknologi, tetapi juga bagaimana menguatkan karakter para anak didik. Kuncinya ada pada kualitas dan kesejahteraan guru,” tegasnya.

Mas Adi menambahkan bahwa peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru akan menghasilkan dampak positif bagi kualitas anak didik yang kelak akan memimpin bangsa. “Ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memikirkan formula bagi kesejahteraan guru. Tahun 2025, anggaran pemerintah untuk kesejahteraan guru ASN dan Non-ASN meningkat sekitar 16,7 triliun, menjadi Rp 81,6 triliun, ini yang patut kita syukuri bersama,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Forkopimda, Ketua DPRD Kota Pasuruan, serta perwakilan dari institusi pendidikan dan organisasi guru.