Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Sosialisasi Pemanfaatan Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKM di Pasuruan

Pasuruan, Kota Madinah - Pada Kamis, 28 November 2024, Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, yang akrab disapa Mas Adi, menghadiri acara sosialisasi tentang optimalisasi penggunaan produk dalam negeri serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Acara ini berlangsung di Hotel Ascent Premier dan dihadiri oleh berbagai pelaku usaha, termasuk koperasi dari Kota Pasuruan.

Acaranya ini diprakarsai oleh Komisi X DPR RI bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Tujuan utama dari sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku usaha mengenai mekanisme pengadaan barang dan jasa dalam sektor pemerintahan. Dalam lingkungan pemerintahan, pengadaan barang dan jasa adalah proses penting yang perlu dilakukan secara transparan dan efisien.

Dalam sambutannya, Mas Adi mengungkapkan pentingnya sistem e-katalog sebagai solusi untuk menghindari risiko penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa. “Pengadaan barang dan jasa sering menjadi titik rawan penyimpangan. Dengan sistem e-katalog, kita memastikan semua proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan efisien,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa sistem ini membuka peluang besar bagi pelaku UMKM dan koperasi untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

"E-katalog adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada produk dalam negeri. Di Kota Pasuruan, kami ingin UMKM menjadi tulang punggung pengadaan barang dan jasa pemerintah," tambah Mas Adi.

Acara sosialisasi ini mendapatkan respons positif, terutama dari kalangan milenial. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda di Pasuruan mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan teknologi informasi. “Digitalisasi pelayanan sudah kami terapkan di berbagai sektor. Kehadiran kaum milenial sebagai pelaku usaha memberikan energi baru untuk transformasi ekonomi berbasis teknologi,” ungkapnya.

Mas Adi juga menyampaikan penghargaan kepada LKPP yang terus berkomitmen dalam mendukung pemberdayaan pelaku usaha lokal. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LKPP atas dedikasinya dalam mendampingi UMKM dan koperasi. Mereka adalah soko guru perekonomian Kota Pasuruan, dan kami akan terus mendorong keterlibatan mereka dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah," kata Mas Adi.