Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah Kota Pasuruan Rayakan HUT Ke-53 KORPRI dengan Pengajian

Pemerintah Kota Pasuruan melaksanakan pengajian untuk menyambut hari ulang tahun ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Acara ini berlangsung pada hari Kamis, tanggal 28 November, di masjid Al-Muttaqin yang terletak di kompleks perkantoran Wali Kota Pasuruan. Pengajian ini dihadiri oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah.

Pengajian ini bertujuan sebagai bentuk muhasabah diri atau introspeksi terhadap perjalanan KORPRI selama 53 tahun di Kota Pasuruan. Hadir dalam acara tersebut adalah Plt. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP, M.Si, yang akrab disapa Mas Adi. Para kepala perangkat daerah juga tampak khidmat mengikuti pengajian ini.

Mas Adi mengungkapkan bahwa pengajian menjelang HUT KORPRI ini merupakan momentum penting untuk mengingatkan peran ASN di tengah masyarakat. Ia mengatakan, "Ekspektasi masyarakat terhadap kita (ASN) semakin tinggi. Hal ini mengisyaratkan pemerintah harus mampu memenuhi ekspektasi dalam memberikan pelayanan dan fasilitasi kepada masyarakat."

Dia menambahkan, Pemkot Pasuruan adalah bagian dari ekosistem pemerintah daerah lain, sehingga kualitas pelayanan publik akan selalu dibandingkan dengan daerah lain. "Semangat inilah yang membuat kita harus selalu ada peningkatan kapasitas dan jangan lupa kita harus menguatkan spirit bekerja sebagai bagian dari ibadah," ujarnya.

Mas Adi juga menghimbau para ASN untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa kinerja di kantor harus selalu dipertahankan dengan ketebalan iman dan taqwa. "Kita harus jadi contoh masyarakat, tidak semata-mata hanya dalam layanan pemerintahan, tetapi juga dalam perilaku dan akhlaknya," tegas Mas Adi.

Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan yang tinggi, terutama karena Kota Pasuruan dikenal sebagai kota santri. Mas Adi meyakini bahwa kombinasi antara kinerja yang baik, iman, dan taqwa akan menghasilkan kerja yang luar biasa.