Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pameran Arsip Foto dan Artefak P3GI di Kota Pasuruan

Kota Pasuruan, 28 November 2024 – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Pameran Arsip Foto dan Artefak yang bertemakan "Sang Penyelamat Gula Dunia: Kisah P3GI Menjadi Memory of the World Asia Pacific." Pameran ini berlangsung di Gedung P3GI selama dua hari, yaitu pada 28 hingga 29 November 2024.

P3GI adalah singkatan dari Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia. Pameran ini menyajikan sejarah dan perkembangan P3GI melalui koleksi arsip foto serta artefak yang sangat berharga. Kehadiran pameran ini diharapkan bisa memberi pemahaman lebih mendalam tentang peran penting P3GI dalam sejarah perkebunan gula di Indonesia.

Pameran ini secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., yang akrab disapa Mas Adi. Dalam sambutannya, Mas Adi menekankan bahwa P3GI memiliki sejarah yang panjang dan berharga bagi pengembangan ekonomi dan budaya Kota Pasuruan.

“P3GI adalah kebanggaan Kota Pasuruan, tidak hanya dari segi fisik bangunannya yang megah, tetapi juga dari nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Ini menjadi kesempatan untuk menggali lebih dalam warisan sejarah yang ada,” ujar Mas Adi.

Lebih lanjut, Mas Adi juga mengingatkan pentingnya melestarikan arsip-arsip sejarah, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang dapat mengancam ingatan kolektif tentang masa lalu. Ia menyatakan, “Ini adalah tantangan bagi kita semua untuk mengelola arsip, bukan hanya sebagai tumpukan dokumen, tetapi untuk ditampilkan dalam bentuk pameran yang bermanfaat bagi masyarakat.”

Mas Adi mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan sistem pengarsipan di Kota Pasuruan. Ia berharap masyarakat, terutama generasi muda, dapat aktif berpartisipasi dalam pameran ini, sehingga warisan informasi dari P3GI dapat bermanfaat untuk pendidikan dan penelitian di masa yang akan datang.

“Mari kita himpun jejak-jejak informasi dalam bentuk arsip-arsip yang berkualitas, sebagai bahan pertanggungjawaban nasional, sejarah, dan ilmu pengetahuan,” tambah Mas Adi.

Dengan adanya pameran ini, Mas Adi berharap P3GI dapat terjaga sebagai warisan informasi yang berharga untuk generasi mendatang serta menjadi bagian dari memori kolektif bangsa dan dunia.