Kantor Regional Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan Seoul telah mengumumkan bahwa penyelidikan mengenai kasus dugaan pelecehan yang melibatkan anggota grup musik NewJeans, HANNI, resmi ditutup. Keputusan ini diambil setelah pihak kantor menyimpulkan bahwa HANNI tidak dapat dianggap sebagai pekerja sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor tersebut, “Sulit untuk mempertimbangkan HANNI sebagai pekerja menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan, sehingga kasus ini ditutup secara administratif.” Undang-Undang Ketenagakerjaan adalah regulasi yang mengatur hubungan kerja antara pekerja dan pemberi kerja di Korea Selatan. Dalam konteks ini, status pekerja berpengaruh terhadap perlindungan hukum yang dapat diterima.
Dengan keputusan ini, HANNI tidak lagi terlibat dalam proses hukum yang mungkin saja dapat berujung pada sanksi atau penetapan tanggung jawab atas dugaan yang dialamatkan kepadanya. Hal ini menandakan bahwa masalah tersebut telah berakhir, setidaknya dari sisi hukum.
Penyelidikan ini menarik perhatian banyak orang, mengingat popularitas HANNI dan grup musiknya NewJeans di kalangan anak muda. Namun, saat ini, semua fokus diyakini akan kembali ke karir musik HANNI dan NewJeans.
