Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peningkatan Konsumsi Ikan di Ponorogo Didorong oleh Peringatan Hari Ikan Nasional

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo telah menunjukkan perhatian penuh terhadap pentingnya meningkatkan konsumsi ikan di Kota Reog. Hal ini disampaikan dalam acara Peringatan Hari Ikan Nasional (HIN) 2024, yang dilaksanakan pada Kamis, 21 November 2024, di UPTD PBAT Ponorogo. Dalam acara ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, membuka kegiatan dengan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), bazar pangan murah, lomba tangkap ikan, dan senam bersama.

Ikan adalah sumber makanan yang kaya akan gizi, mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, omega-3, dan vitamin. Konsumsi ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan perkembangan otak. Agus Pramono mengajak semua orang untuk membiasakan diri makan ikan, terutama anak-anak. Ia menyatakan, “Ikan kandungan gizinya bagus dan lengkap. Mari kita biasakan makan ikan, terutama anak-anak kita, agar badannya sehat, otaknya cerdas.”

Gemarikan adalah salah satu program yang berjalan secara konsisten melalui berbagai sosialisasi dan edukasi. Selain itu, Kepala Dipertahankan Ponorogo, Supriyanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan gerakan ini telah membawa Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikana) Kota Reog meraih penghargaan sebagai Forikan Terinovatif. Penghargaan ini diberikan pada tanggal 7 November 2024 atas implementasi edukasi tentang pentingnya makan ikan.

Tidak hanya mempromosikan konsumsi ikan, Dipertahankan juga berusaha memastikan ketersediaan ikan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Budidaya Air Tawar. UPTD ini mempunyai tanggung jawab untuk menyediakan benih ikan berkualitas, khususnya bagi para pembudidaya lokal. Menurut Supriyanto, “Saat ini UPTD PBAT kami menyediakan benih ikan lele dan ikan nila yang tersertifikasi CPIB (Certifikat Pembenihan Ikan yang Baik).”

Dari semua upaya ini, pemerintah berharap angka konsumsi ikan (AKI) di Kota Reog dapat meningkat. Pada tahun 2023, angkanya masih terbilang rendah, yaitu 37,75 kg per kapita per tahun. Supriyanto optimis, “Semoga dengan kesadaran tentang pentingnya makan ikan tumbuh dan ikan pasokannya bagus, semakin banyak masyarakat Ponorogo yang gemar makan ikan.”