Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Bantuan Sosial untuk Penyandang Disabilitas dan Lansia di Pasuruan

Pemerintah Kota Pasuruan, Jawa Timur, telah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk penyandang disabilitas dan lansia pada hari Jumat, 2 Agustus 2024. Acara penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Walikota Pasuruan, H. Saifullah Yusuf, akrab dipanggil Gus Ipul, bertempat di Gedung Gradika. Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Walikota, Adi Wibowo.

Jumlah paket Bansos yang disalurkan mencapai 210 paket. Rincian dari bantuan tersebut termasuk 120 paket untuk penyandang disabilitas, yang sebagian juga mendapatkan bantuan di bidang kewirausahaan. Selain itu, 50 paket diperuntukkan bagi lansia dan 40 paket bagi anak-anak. Bantuan yang diberikan mencakup nutrisi dan alat untuk menjaga kebersihan diri.

Dalam sambutannya, Gus Ipul mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah mendukung penyaluran Bansos ini. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan pendapatan, mendorong produktivitas, dan memberdayakan penyandang disabilitas serta lansia. "Masyarakat dengan kebutuhan khusus ini sudah semestinya mendapatkan perhatian lebih dari berbagai elemen. Saya harap dengan Bansos yang kita salurkan bisa meringankan beban serta mengembangkan kreativitas mereka dalam bidang kewirausahaan," ungkap Gus Ipul.

Walikota Pasuruan ini menekankan bahwa penyaluran Bansos adalah bentuk perhatian Pemerintah kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik. "Semoga yang kami berikan dapat bermanfaat dan berguna untuk menunjang kebutuhan sehari-hari," jelas Gus Ipul.

Di depan para penyandang disabilitas, Gus Ipul juga menyampaikan rasa bangganya terhadap kreativitas yang dimiliki oleh mereka. "Walaupun saudara kita ini memiliki kebutuhan khusus, jika diberikan kesempatan, mereka bisa mengembangkan kreativitas dan usahanya dengan baik," tambahnya.

Salah satu penerima bantuan, seorang sahabat disabilitas tuna rungu, mendapatkan mesin jahit untuk mendukung keterampilannya dalam menjahit. Selain itu, sahabat difabel lainnya juga menerima perlengkapan wirausaha seperti blender dan kompor, yang dapat membantu mereka dalam mengembangkan usaha masing-masing.

Dengan bantuan ini, diharapkan wawasan dan keterampilan penyandang disabilitas dan lansia di Pasuruan dapat lebih berkembang, serta meningkatkan kualitas hidup mereka.