Kota Blitar, Kamis (14/11) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pilkada 2024. Acara ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Aryo Blitar dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk penyelenggara dan pemilih disabilitas. Simulasi bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh penyelenggara, mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Dalam simulasi ini, KPU Kota Blitar melibatkan 15 anggota PPK, 63 anggota PPS, dan 213 Ketua KPPS. Selain itu, terdapat partisipasi dari pemilih disabilitas, kepolisian, serta Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat). Hal ini menunjukkan komitmen KPU untuk mengedepankan inklusivitas dalam proses pemilihan.
Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada Badan Adhoc KPU Kota Blitar mengenai kewenangan dan tugas mereka saat hari pemungutan suara nanti. Seluruh proses pemungutan suara, mulai dari pengambilan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga pencatatan hasil suara, telah direplikasi dalam kegiatan ini. Bahkan, penurunan logistik dari KPU ke TPS dan penghitungan suara menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) juga menjadi bagian dari simulasi.
Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam persiapan Pilkada 2024 yang akan datang, agar pelaksanaan pemilihan umum dapat berjalan dengan lancar dan transparan.
