Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Ponorogo Meriah

Rabu, 13 November 2024, Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 dilaksanakan di Halaman Gedung Terpadu, Ponorogo. Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan dimulai dengan senam bersama yang diikuti oleh peserta dari berbagai kelompok. Setelah itu, dilangsungkan apel yang dipimpin oleh Pjs. Bupati Ponorogo, Joko Irianto. Dalam acara tersebut, juga dilakukan penyerahan penghargaan lomba-lomba serta pengakuan bagi insan kesehatan terbaik dan penyerahan santunan untuk anak yatim.

Selain itu, diadakan bazar makanan yang menawarkan berbagai kuliner lokal, serta pengundian doorprize yang menarik perhatian banyak peserta. Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti lomba Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta tes kesehatan dan kebugaran di fasilitas umum. Kegiatan juga meliputi gladi pelayanan darurat PSC 119 yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Joko Irianto mengangkat tema acara yaitu "Gerak Bersama Sehat Bersama". Ia menekankan pentingnya sinergitas atau kerja sama antara pemerintah dan insan kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. "Dengan sinergi yang kuat, upaya peningkatan kesehatan masyarakat menjadi lebih efektif dan inklusif," jelasnya.

Menurutnya, harapan ke depan adalah agar pelayanan kesehatan untuk masyarakat dapat meningkat setiap tahunnya. Salah satu langkah penting dalam meningkatkan pelayanan tersebut adalah memperluas kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat ini, sekitar 75 persen masyarakat Ponorogo sudah terdaftar dalam program ini.

Joko Irianto juga menyampaikan harapan agar dalam setahun ke depan, kepesertaan JKN dapat meningkat sebesar 10 persen. "Untuk meningkatkan pelayanan, Universal Health Coverage (UHC) harus ditingkatkan. Dengan UHC yang 100 persen, semua bisa teratasi, sehingga masyarakat merasa aman jika mengalami masalah kesehatan," tutupnya.