Kota Batu, Jawa Timur, membuat sejarah baru dengan meraih penghargaan sebagai Badan Publik Informatif untuk kategori Kota Informatif di Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI Awards) Jatim 2024. Acara tersebut diselenggarakan di Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya, pada malam Rabu, 13 November 2024. Penghargaan ini diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.
Kota Batu mendapatkan nilai evaluasi 92,40, yang menandakan komitmen Pemerintah Kota dalam memberikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat. Keterbukaan informasi sangat penting karena hal ini membantu masyarakat untuk mendapatkan data dan berita yang akurat tentang kegiatan pemerintah.
Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak yang berkontribusi dalam memberikan pelayanan informasi secara baik. "Meraih penghargaan Badan Publik Informatif 2024 merupakan sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kota Batu. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.
Kota Batu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertindak sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) utama. Mereka terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi dengan langkah-langkah, seperti pengisian Self-Assessment Questionnaire (SAQ) dan kunjungan langsung oleh Komisi Informasi Jawa Timur.
Pada 15 Oktober 2024, Sekretaris Daerah Kota Batu juga melakukan wawancara dan presentasi, yang menjadi bagian dari proses monitoring dan evaluasi. Proses ini telah dilaksanakan sejak September dan berfungsi sebagai tolok ukur untuk menilai seberapa patuh badan publik, termasuk Kota Batu, dalam memenuhi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dengan terpilihnya Kota Batu sebagai Kota Informatif, pemerintah berambisi untuk terus berinovasi dalam bidang keterbukaan informasi. Mereka juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan mendorong agar masyarakat lebih aktif dalam menggunakan hak atas informasi yang dimiliki.
