Pernyataan resmi dari kantor Kejaksaan Nasional Kriminal dan Koreksional Argentina, No. 14, telah membagikan hasil akhir dari uji toksikologi yang dilakukan setelah kematian Liam Payne, mantan anggota grup musik One Direction.
Liam Payne ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari balkon hotel setinggi tiga lantai di Buenos Aires, Argentina. Insiden ini terjadi dalam waktu 72 jam sebelum kematiannya. Dalam laporan yang diterjemahkan, terungkap bahwa saat itu, Liam diketahui memiliki sejumlah zat dalam tubuhnya.
Menurut laporan uji toksikologi, tubuhnya mengandung alkohol, kokain, serta antidepresan resep. Alkohol adalah zat yang dapat mempengaruhi koordinasi dan kemampuan berpikir, sedangkan kokain adalah narkotika yang dapat menyebabkan rasa euforia namun berbahaya. Antidepresan adalah obat yang digunakan untuk mengobati depresi dan gangguan kecemasan.
Temuan ini semakin memperjelas keadaan yang dialami Liam Payne menjelang kematiannya. Detail lebih lanjut mengenai hasil laporan telah disediakan. Namun, fokus utama saat ini adalah mengenang karier dan warisan musik yang ditinggalkan oleh penyanyi berbakat ini.
