Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Sosialisasi Manajemen Risiko dan Audit di Probolinggo

Surabaya – Pada hari Jumat, 9 November 2024, H. Ugas Irwanto selaku PJ Bupati Probolinggo membuka secara resmi acara Sosialisasi Internalisasi Manajemen Risiko dan Advokasi Audit Charter. Kegiatan ini diadakan oleh Inspektorat Kabupaten Probolinggo di Hotel Platinum, Ballroom C, Surabaya.

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemimpin organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Hal ini sangat penting supaya mereka lebih mengerti mengenai manajemen risiko dan pelaksanaan audit yang transparan serta akuntabel.

Acara tersebut menghadirkan dua narasumber ahli. Mereka adalah Bapak Roy Martfiyanto, Ak., Masi, CA, dan Bapak Marwoto, SE, MM, Ak., CA, CPA, CGCAE, CFrA. Bapak Roy Martfiyanto menjelaskan tentang pentingnya internalisasi manajemen risiko dalam setiap instansi pemerintahan. Ia menekankan bahwa dengan manajemen risiko yang baik, berbagai risiko dalam operasional sehari-hari dapat diantisipasi. Sementara itu, Bapak Marwoto membahas strategi untuk memperkuat audit charter, yang menjadi landasan penting untuk kebijakan audit yang kredibel.

Dalam sambutannya, Bapak Ugas Irwanto mengapresiasi upaya Inspektorat Kabupaten Probolinggo. Ia mengatakan, "Saya berharap seluruh peserta dapat memahami dan mengimplementasikan manajemen risiko serta advokasi audit yang telah disosialisasikan untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja pemerintah daerah." Penerapan yang baik dari manajemen risiko dan audit yang kuat diharapkan dapat mendukung tata kelola yang lebih baik di pemerintahan.

Acara ini dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat di Kabupaten Probolinggo. Mereka diharapkan dapat menyerap dan menginternalisasi konsep-konsep yang telah disampaikan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.