Pada hari ini, pesawat NU-200 Si Kumbang 01 sukses melaksanakan uji terbang pertama di atas Lanud Husein Sastranegara. Pesawat ini didesain oleh Mayor Udara Nurtanio Pringgoadisurjo dan dikerjakan oleh para teknisi dari Depo Perawatan Teknik. Uji terbang berlangsung selama 15 menit dan dipilot oleh Captain Power, seorang pilot uji asal Amerika yang bekerja untuk Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI).
Selama proses uji terbang, pesawat lepas landas dari runway 11, dengan kondisi vento angin berkekuatan 2-4 knots per jam. Meskipun lepas landas dengan kecepatan tinggi, pesawat mengalami sedikit penurunan kecepatan saat mendaki. Setelah melakukan dua putaran pada ketinggian 1.000 kaki, pesawat ini terbang rendah sebelum akhirnya mendarat dengan mulus di landasan. Usai mendarat, Captain Power menyatakan, “Saya sangat puas, kontrol pesawat ini cukup baik. Namun, temperatur pelumasnya masih tinggi sehingga saya tidak berani menambah daya.”
Pesawat NU-200 Si Kumbang 01 merupakan pesawat tempur jenis “single seater” yang dilengkapi dengan senjata otomatis untuk menyerang sasaran dari udara ke darat. Pesawat ini dirancang sebagai pesawat anti gerilya. Dibuat selama kurang lebih setahun di bengkel Djawatan Teknik Udara AURI, kemampuan terbang pesawat ini cukup mengesankan. Dengan stalling speed 55 mph, cruising speed 140 mph, dan maximum speed 160 mph, pesawat ini juga memiliki kemampuan mendaki hingga 1.000 kaki per menit serta jarak take-off dengan rintangan 50 kaki adalah 1.350 kaki tanpa angin.
Setelah enam bulan melakukan uji coba di Pangkalan Udara Husein Sastranegara, pesawat NU-200 Si Kumbang 01 terus diperbaiki dan disempurnakan. Pada tahun 1955, pesawat ini dipindahkan ke Pangkalan Udara Kemayoran Jakarta untuk dipamerkan. Pameran mencakup penampilan statis di darat serta demonstrasi terbang di atas Kemayoran dan sekitarnya. Keberhasilan Nurtanio dalam menciptakan pesawat ini diakui secara internasional. Fasilitas penerbangan terkemuka bahkan memasukkan nama pesawat ini dalam edisi Jane’s of the World's Aircraft, sebuah majalah terkenal tentang kedirgantaraan.
Dengan pencapaian ini, TNI Angkatan Udara menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan teknologi penerbangan di Indonesia. Pesawat Si Kumbang 01 adalah simbol kekuatan angkatan udara yang terus bertumbuh dan berkembang.
