Masyarakat di Kota Probolinggo diminta untuk lebih berhati-hati. Saat ini, beredar pesan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo. Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Klinik Hoaks Dinas Komunikasi dan Informatika, pesan tersebut terbukti sebagai informasi yang tidak benar atau hoaks.
Menurut Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, pesan yang viral itu tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tidak hanya itu, pesan tersebut juga diduga memiliki indikasi penipuan. Nah, penipuan adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang dengan cara menipu orang lain untuk mendapatkan sesuatu secara tidak sah.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan modus-modus penipuan seperti ini. Penting bagi semua orang untuk memverifikasi informasi yang diterima dan tidak buru-buru mengambil tindakan berdasarkan pesan yang tidak jelas asal-usulnya.
Jika mendapatkan pesan yang mencurigakan, disarankan untuk menghubungi pihak berwenang atau melakukan pengecekan melalui sumber resmi. Kesadaran dan kewaspadaan sangat penting untuk menghindari kerugian akibat penipuan.
