Pemerintah Kabupaten Tulungagung, melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten, bekerja sama dengan Bank Jatim dan Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur, mengadakan acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis bertajuk "Jatim Bejo – Gratis Ongkir". Acara ini diselenggarakan di Hall Kresna Narita Hotel Tulungagung pada Rabu, tanggal 30 Oktober 2024.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si, serta beberapa pejabat penting lainnya, termasuk Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten, Evi, dan perwakilan dari Bank Jatim, M. Husni Thararin. Selain itu, banyak pelaku usaha dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tulungagung juga turut berpartisipasi.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan dan akuntabel dengan menggunakan teknologi elektronik. Ini bertujuan untuk membangun akses pasar yang sehat, meningkatkan efisiensi proses pengadaan, serta mendukung monitoring dan audit yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud pemerintahan yang bersih dan baik dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Dalam sambutannya, Sekda Tri Hariadi menyampaikan bahwa sosialisasi dan pelatihan ini penting untuk meningkatkan pemahaman penyedia barang, terutama bagi UMKM lokal, tentang sistem e-purchasing yang menawarkan gratis ongkir. Program ini sejalan dengan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022 yang mewajibkan pencantuman produk dalam negeri, termasuk dari UMKM dan koperasi, dalam katalog nasional dan toko daring.
"Proses e-purchasing ini diharapkan menjadi pilihan utama dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bersih dan transparan," ungkap Tri Hariadi. Saat menekankan pentingnya kegiatan ini, Sekda menambahkan, "Gratis ongkir merupakan solusi yang sudah disepakati bersama dengan biro pengadaan barang dan jasa provinsi Jawa Timur. Semua peserta diharapkan mengikuti kegiatan ini dengan seksama agar dapat memahami peran masing-masing," tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM lokal untuk lebih berpartisipasi dalam e-purchasing dan meningkatkan potensi usaha mereka melalui platform daring.
