Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Mengenal Penyakit Gondongan (Mumps): Gejala, Risiko, dan Pencegahan

Penyakit gondongan, atau yang dalam bahasa Inggris disebut mumps, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini terutama menyerang kelenjar air liur yang berada di sekitar pipi dan rahang, menyebabkan pembengkakan yang dapat terlihat jelas. Gondongan dapat menyebar dengan mudah melalui percikan lendir dari mulut penderita saat mereka batuk, bersin, atau berbicara. Penyakit ini juga bisa menyebar melalui kontak langsung atau berbagi alat makan.

Gejala gondongan umumnya muncul 2 hingga 3 minggu setelah terpapar virus. Berikut adalah gejala yang perlu diperhatikan:

    • Pembengkakan pada pipi dan rahang sehingga wajah terlihat lebih penuh.

  • Demam yang bisa mencapai suhu tinggi, hingga 39°C.
  • Sakit kepala, nyeri sendi, dan kehilangan nafsu makan.
  • Nyeri saat mengunyah atau menelan, yang bisa membuat proses makan terasa tidak nyaman.

Beberapa faktor risiko meningkatkan kemungkinan seseorang terkena gondongan, antara lain:

  • Belum mendapatkan vaksin MMR (Measles, Mumps, and Rubella), yang sangat efektif dalam mencegah penyakit ini.
  • Sistem imun yang lemah, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor kesehatan.
  • Usia antara 2 hingga 12 tahun, di mana anak-anak lebih rentan terpapar virus ini.

Penting untuk mengenali gejala gondongan dan melakukan pencegahan agar tidak tertular. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

  • Mendapatkan imunisasi MMR sesuai jadwal yang ditetapkan.
  • Menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan, terutama sebelum makan atau setelah beraktivitas di luar.
  • Memakai masker jika merasa sakit untuk menghindari penyebaran virus kepada orang lain.

Jika tidak ditangani dengan baik, gondongan dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti gangguan pendengaran, meningitis (radang selaput otak), dan radang otak. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak mengabaikan gejala dan segera melakukan langkah pencegahan yang diperlukan.