Metro Boomin, seorang produser musik terkenal, kini tengah menghadapi masalah hukum serius. Ia digugat secara sipil oleh wanita bernama Vanessa LeMaistre yang menuduhnya melakukan pemerkosaan dan menghamilinya pada tahun 2016. Gugatan ini diajukan oleh pengacara LeMaistre pada hari Selasa, 29 Oktober 2023.
Dalam aduan yang diajukan, dijelaskan bahwa pada bulan September 2016, Vanessa LeMaistre mengunjungi studio rekaman Metro Boomin, yang bernama asli Leland Wayne. Selama di sana, ia mengonsumsi Xanax dan minuman beralkohol. Vanessa kemudian mengaku tidak ingat apa-apa. Menurut pengacara Vanessa, "Hal terakhir yang bisa diingat oleh Nona LeMaistre adalah terbangun di atas tempat tidur di lokasi berbeda, saat Wayne memperkosanya dan ia sama sekali tidak bisa bergerak atau bersuara."
Metro Boomin, melalui kuasa hukumnya Lawrence Hinkle II, membantah semua tuduhan tersebut. Hinkle menyatakan bahwa tuduhan itu adalah palsu dan menyebut gugatan ini sebagai "pemerasan murni" terhadap kliennya.
Kasus ini menarik perhatian publik karena nama besar Metro Boomin dalam industri musik, dan tuduhan serius ini dapat memengaruhi kariernya. Selain itu, hal ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya memperhatikan isu-isu mengenai kekerasan dan keselamatan perempuan.
