Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Ponorogo

Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-96 pada Senin, 28 Oktober 2024. Upacara ini diadakan di halaman Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sebuah momen yang penuh khidmat, di mana hadir Ketua DPRD Ponorogo, Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Kapolres Ponorogo, perangkat daerah, veteran, organisasi pemuda, serta pelajar. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya semangat persatuan yang dideklarasikan oleh pemuda Indonesia 96 tahun lalu.

Suasana semakin sakral ketika teks Sumpah Pemuda dibacakan. Teks tersebut mengingatkan seluruh peserta akan arti penting komitmen dan perjuangan para pemuda dalam mempersatukan bangsa.

Agus Pramono juga membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga. Dalam amanatnya, dia menekankan bahwa perhatian yang lebih besar perlu diberikan kepada pengembangan pemuda. Pemuda adalah masa depan bangsa, maka penting bagi mereka untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan.

“Pemuda Indonesia masih membutuhkan layanan pemberdayaan untuk mengembangkan potensi yang ada. Potensi tersebut harus menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, kepeloporan, dan kewirausahaan,” ujar Agus Pramono.

Pengembangan pemuda harus dilakukan secara terkoordinasi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyediakan kebijakan dan program kepemudaan yang berkelanjutan. Hal ini dapat diwujudkan melalui rencana aksi daerah (RAD) yang berfokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

Akhirnya, Agus Pramono mengajak semua pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemuda. Dalam usahanya, dia menyatakan, “Marilah kita perbaiki pelayanan kepemudaan dan dukung sumber daya sehingga kondisi kepemudaan di Indonesia menjadi lebih baik.”