Pemimpin de facto Sudan, Abdel Fattah al-Burhan, selamat dari serangan drone yang terjadi pada Rabu di basis militer Gibet, yang terletak di bagian timur negara tersebut. Serangan ini menewaskan lima orang, termasuk beberapa mahasiswa dan seorang perwira militer.
Al-Burhan yang juga menjabat sebagai ketua dewan militer, sedang hadir dalam acara upacara kelulusan militer ketika serangan terjadi. Video yang direkam oleh media Middle East Eye menunjukkan momen saat Al-Burhan disambut oleh para perwira militer dan mahasiswa yang bersemangat, bahkan ada yang melakukan seruan "Tuhan Maha Besar" saat menyalami sang pemimpin.
Menurut pernyataan resmi dari militer Sudan, serangan drone tersebut terjadi setelah upacara selesai. Serangan ini melibatkan setidaknya lima drone yang menargetkan saat-saat akhir acara. Meskipun keselamatan Al-Burhan terjamin, serangan ini menyebabkan kerugian, termasuk kerusakan pada sebuah gedung universitas di sekitar lokasi.
Militer Sudan segera merespons dengan menembakkan rudal anti-pesawat untuk menghadang serangan drone tersebut. Kejadian ini menyoroti ketegangan yang masih terjadi dalam situasi politik dan keamanan di Sudan.
