Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Starbucks Hadapi Penurunan Penjualan di AS, Luncurkan Sistem Baru

Starbucks, kedai kopi terkemuka di dunia, mengumumkan bahwa penjualan mereka di Amerika Serikat telah mengalami penurunan dalam dua kuartal terakhir. Di bulan April, penjualan turun sebesar 2% dan laba turun sebesar 7,5%. Dengan lebih dari 33.000 kafe di seluruh dunia, hal ini menandakan tantangan besar bagi perusahaan yang dikenal dengan kopi dan minuman berkualitasnya.

Pada tanggal 2 Juli, Starbucks mengumumkan perubahan besar dalam pengorganisasian kafe mereka. Sistem baru ini disebut "Siren Craft System," yang bertujuan untuk mengubah cara kerja di sekitar 10.000 kafe mereka. Tujuan dari sistem ini adalah untuk mengurangi ketidakefisienan, mempercepat pemesanan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Semua ini sangat penting untuk menarik kembali pelanggan yang mungkin mulai beralih ke pilihan lain.

Menariknya, Siren Craft bukanlah sistem yang mengutamakan kinerja barista dengan metrik kaku atau mengharuskan setiap pelanggan melakukan pemesanan melalui aplikasi. Sistem ini berusaha untuk menciptakan pengalaman yang lebih manusiawi dan kurang mekanis, berbeda dengan pendekatan terkadang dingin yang umum di banyak korporasi besar yang terfokus pada efisiensi maksimal.

Inovasi ini diharapkan akan membantu Starbucks dalam menghadapi tantangan yang mereka hadapi di pasar, sekaligus menjaga standar layanan dan produk yang diharapkan oleh pelanggan mereka. Perubahan dari pendekatan yang terukur dan seragam ini, tampaknya, merupakan langkah penting bagi Starbucks untuk beradaptasi dalam dunia yang terus berubah.