Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kabupaten Probolinggo Deklarasikan Status ODF Tahun 2024

Kabupaten Probolinggo secara resmi mengumumkan status Open Defecation Free (ODF) pada Rabu, 23 Oktober 2024. Status ODF berarti bahwa tidak ada lagi praktik buang air besar sembarangan di daerah tersebut. Deklarasi ini merupakan hasil dari verifikasi yang dilakukan dalam beberapa hari sebelumnya.

Proses deklarasi dimulai pada 21 Oktober 2024 dengan rapat yang diadakan melalui Zoom Meeting. Rapat tersebut melibatkan delapan kecamatan, 16 desa atau kelurahan, 16 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), dan dua pondok pesantren (ponpes). Pada tanggal 22 Oktober 2024, dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Verifikator dari Provinsi Jawa Timur.

Puncak dari acara deklarasi ini ditandai dengan penyampaian hasil verifikasi yang menyatakan bahwa Kabupaten Probolinggo telah memenuhi kriteria sebagai daerah ODF. Sertifikat Status ODF diserahkan oleh Ketua Tim Verifikator Provinsi Jawa Timur, Drg. Sulvy Dwi Anggraeni, kepada Pelaksana J tugas (PJ) Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos, M.Si.

H. Ugas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mencapai status ODF ini. "Kegiatan ini tidak akan berjalan lancar tanpa partisipasi seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo," ungkapnya.

Lebih lanjut, PJ. Bupati berharap pencapaian ini dapat meningkatkan kualitas sanitasi dan air bersih di daerah tersebut. Ia juga menekankan pentingnya menurunkan angka penyakit yang berkaitan dengan lingkungan serta stunting, yang merupakan kondisi pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi.

"Deklarasi ODF ini merupakan komitmen Kabupaten Probolinggo dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkualitas," tambah H. Ugas.

Acara deklarasi ini juga dihadiri oleh PJ. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Hj. Rita Erik Ugas Irwanto, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Harapan dari Drg. Sulvy adalah agar pencapaian ini menjadi langkah awal menuju perbaikan yang lebih baik untuk Kabupaten Probolinggo di masa mendatang.