Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pernyataan Presiden Iran setelah Serangan Israel

Presiden Iran yang baru dilantik, Masoud Pezeshkian, mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa negara Iran akan mempertahankan integritas teritorialnya. Pernyataan ini muncul setelah insiden serangan oleh Israel yang mengakibatkan tewasnya pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh.

Dalam pernyataannya yang disiarkan oleh media negara, Pezeshkian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan Haniyeh. Ia menyebut Haniyeh sebagai "pemimpin tangguh perjuangan Palestina" dan "syahid al-Quds," menekankan pentingnya hubungan antara Iran dan Palestina.

Pezeshkian mengatakan, “Hari ini, Iran tercinta sedang berduka atas sahabatnya dalam suka dan duka, pendamping setia dalam perjuangan, dan pemimpin pemberontakan Palestina." Ia menambahkan bahwa ia baru saja mengangkat tangan Haniyeh dengan semangat kemenangan kemarin, dan kini harus menguburkannya dengan rasa berat hari ini.

Pezeshkian menjelaskan bahwa perjuangan dan semangat perlawanan antara Iran dan Palestina akan semakin kuat. Ia juga menegaskan, "Republik Islam Iran akan membela integritas teritorial, kehormatan, martabat, dan kebanggaannya, serta membuat penjajah teroris menyesali tindakan pengecut mereka." Pernyataan ini menunjukkan ketegasan Iran dalam mempertahankan hak-haknya di tengah meningkatkan ketegangan di kawasan.