Penyanyi terkenal Halsey mengungkapkan betapa besar dukungan yang diberikan tunangannya, Avan Jogia, dalam hidupnya. Dalam wawancara terbaru dengan majalah Rolling Stone UK, Halsey, yang dikenal lewat lagu "Ego", menceritakan perjalanan hidupnya dan bagaimana pertemuannya dengan Jogia di Eropa mengubah segalanya.
Halsey awalnya menyatakan keputusannya untuk tidak lagi berurusan dengan orang-orang dari dunia hiburan. Namun, pertemuannya dengan Jogia membuka babak baru dalam hidupnya. Dia mengaku, "Saya tidak tahu di mana saya akan berada tanpanya. Dia sangat penting dalam proses penyembuhan dan pemulihan saya," ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Dalam wawancara tersebut, Halsey juga berbicara tentang tantangan kesehatan mental yang dia hadapi. Dia mencatat bahwa dia tidak hanya berjuang untuk sembuh dari sakit fisik, tetapi juga menghadapi depresi pascapersalinan. Depresi pascapersalinan adalah kondisi yang dialami banyak wanita setelah melahirkan, yang dapat menyebabkan perasaan sedih, cemas, dan tidak mampu menjalani kehidupan sehari-hari.
Halsey menjelaskan peran vital Avan Jogia dalam membantunya melalui semua cobaan ini. "Dia membantu saya memahami diri saya sendiri dan membawa banyak perubahan positif dalam hidup saya," tambahnya.
Kisah Halsey dan Avan Jogia menunjukkan betapa dukungan dari orang terkasih bisa menjadi kunci dalam proses penyembuhan dan pertumbuhan pribadi. Dengan keterbukaan Halsey tentang pengalaman hidupnya, diharapkan dapat menginspirasi banyak orang yang menghadapi masalah serupa.
