Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Malang Dimulai

MALANG - Pada Selasa pagi, tanggal 15 Oktober 2023, Plt. Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH, meluncurkan program Kick Off Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk dr. Imran Pambudi, M.P.H.M, Direktur Kesehatan Jiwa Kemenkes RI, dan dr. Nur Syamsu Dhuha, Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam acara tersebut, Pak Didik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkomitmen dalam program ini. "Kami berharap melalui Kick Off ILP ini, dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan para pihak terkait, khususnya puskesmas, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Malang," ungkapnya.

Paket kebijakan ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024. Fokusnya adalah pada meningkatkan pelayanan kesehatan untuk mencapai cakupan kesehatan semesta, yang berarti semua masyarakat berhak mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Program ini juga menekankan pada pelayanan kesehatan primer atau Primary Health Care (PHC), serta mendorong upaya promotif dan preventif untuk mencegah penyakit.

"Pendekatan baru ini, yang disebut sebagai Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, bertujuan untuk menyediakan layanan yang komprehensif dan terintegrasi dengan fasilitas kesehatan lainnya," jelas Pak Didik. Hal ini berarti, semua layanan kesehatan akan bekerja sama dan saling mendukung untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semua lapisan masyarakat, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa, dapat terlibat secara aktif dalam menjaga kesehatan. Upaya sosialisasi, orientasi, dan peningkatan kapasitas juga akan dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih baik tentang pentingnya layanan kesehatan.