Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peresmian Gerakan Tanam Padi PAT Pompanisasi di Probolinggo

Probolinggo - Pada Rabu, 8 Oktober 2023, acara peresmian Gerakan Tanam Padi melalui Program Perluasan Areal Tanam (PAT) Pompanisasi diselenggarakan di Desa Randu Jalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Acara ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos, M.Si.

Hadir dalam peresmian ini berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Bapak Ir. Yuris Tiyanto, M.M, yang menjadi penanggung jawab PAT Padi di Kabupaten Probolinggo. Kehadiran mereka menandakan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan sektor pertanian di wilayah ini.

Gerakan Tanam Padi ini bertujuan untuk memperluas lahan pertanian dan meningkatkan produksi pangan, yang tentunya akan berkontribusi dalam menambah stok beras nasional. Salah satu inovasi utama dari program ini adalah penggunaan pompa, benih, dan pestisida untuk memaksimalkan lahan pertanian, terutama di daerah yang mengalami kendala air, seperti lahan tadah hujan. Dengan cara ini, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat.

Dalam sambutannya, Ugas Irwanto mengungkapkan pentingnya teknologi dalam pertanian. Ia menyatakan, “Penerapan teknologi pertanian yang inovatif dan berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan produksi pangan dan mengurangi angka stunting di Kabupaten Probolinggo.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memperhatikan kesehatan masyarakat.

Dukungan dari berbagai elemen, baik pemerintah, petani, maupun masyarakat, sangat diharapkan untuk mewujudkan tujuan program ini. "Kami berharap Gerakan Tanam Padi PAT Pompanisasi ini menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan semangat kolaborasi, kita bisa memaksimalkan potensi pertanian lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah," tambahnya.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan, membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.