Kasus hukum antara Nelly dan mantan anggota grupnya, St. Lunatics, mengalami perkembangan baru yang mengejutkan. Setelah beberapa minggu, tiga mantan anggota grup ini, yaitu Murphy Lee (Tohri Harper), Kyjuan (Robert Kyjuan), dan City Spud (Lavell Webb), menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak ingin terlibat dalam gugatan terhadap Nelly yang berkaitan dengan royalti album 'Country Grammar' yang fenomenal.
Nelly, yang bernama asli Cornell Haynes, dituduh telah memotong royalti bagi rekan-rekannya dalam grup hip hop yang terkenal itu. Namun, dalam surat yang ditujukan kepada pengacara yang mengajukan gugatan tersebut, pengacara Nelly, N. Scott Rosenblum, menegaskan bahwa ketiga mantan anggota itu telah memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak memberikan izin untuk mencantumkan nama mereka sebagai penggugat.
"Mereka dengan ini menuntut agar nama mereka segera dihapus," tulis Rosenblum dalam suratnya pada 24 September. "Apabila tidak, mereka akan mempertimbangkan semua jalur hukum yang tersedia untuk mereka." Pernyataan ini menunjukkan ketegangan baru dalam hubungan ketiga mantan anggota tersebut dan Nelly.
Pertama kali muncul dalam gugatan beberapa minggu lalu, Harper, Kyjuan, dan Webb awalnya bergabung dengan anggota St. Lunatics lainnya, Ali (Ali Jones), dalam menuntut hak mereka. Namun, kehadiran mereka pada penampilan Nelly di American Music Awards, di mana mereka terlihat akrab dan bersenda gurau di atas panggung, menunjukkan adanya perubahan dinamika di antara mereka.
Kasus ini menunjukkan bahwa dunia musik tidak hanya terkait dengan bakat, tetapi juga hubungan hukum dan kerja sama antara artis dan rekan-rekan mereka. Publik dan penggemar kini menunggu dengan antusias untuk melihat bagaimana kasus ini akan berlanjut dan dampaknya bagi karier Nelly dan anggota lainnya.
