Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Bimbingan Teknis Penanggulangan Kemiskinan di Tulungagung

Pada hari Senin, 7 Oktober 2024, Sekretaris Daerah Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si., membuka acara Bimbingan Teknis Analisis Kebijakan dan Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Bukti (Evidence Based Planning). Acara ini berlangsung di ruang rapat BAPPEDA Tulungagung dan dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Bimbingan teknis ini juga menghadirkan narasumber dari Universitas Gadjah Mada, yaitu Dr. Phil. Gabriel Lele, S.IP., M.Si. Menurut Sekretaris Bappeda Tulungagung, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam melakukan analisis kebijakan. Hal ini sangat penting untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah ini.

Selama acara, Ketua Panitia menyampaikan bahwa salah satu kegiatan penting adalah peluncuran Forum Kajian Penanggulangan Kemiskinan. Forum ini diharapkan dapat menjadi penggerak dalam perencanaan penanggulangan kemiskinan yang berbasis bukti di Tulungagung.

Sekda Tri Hariadi juga menegaskan harapannya bahwa Forum Kajian Penanggulangan Kemiskinan ini akan berperan strategis dalam merumuskan dan melaksanakan program-program yang efektif. "Ke depan, Forum ini diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam perencanaan, kolaborasi, dan integrasi program penanggulangan kemiskinan yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ungkapnya.

Acara ini merupakan langkah penting dalam usaha Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mengatasi masalah kemiskinan dan meningkatkan kualitas tata kelola kebijakan di wilayah tersebut. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan akademisi, diharapkan hasilnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.