Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kunjungan Plt. Bupati Malang untuk Tanggapi Masalah Sampah di Pasar Baru Dampit

DAMPIT - Pada Kamis, 3 Oktober 2023, Plt. Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH, melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Baru Dampit. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, untuk menanggapi keluhan warga dan pedagang mengenai tumpukan sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) setempat.

Kedatangan Pak Didik, sapaan akrabnya, didampingi oleh perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Camat setempat, serta Lurah Dampit dan Kepala UPT Pasar Baru Dampit. Ia menjelaskan, “Kunjungan lapangan ini sebagai langkah menanggapi surat laporan dari warga dan pedagang terkait tumpukan sampah di TPS Pasar Baru Dampit yang sampai saat ini belum terselesaikan."

Pak Didik juga menekankan pentingnya memastikan kebenaran informasi yang disampaikan oleh pedagang dan warga. Dengan datang langsung ke lokasi, ia ingin mengevaluasi jumlah sampah yang dihasilkan harian oleh Pasar Baru Dampit. “Karena sudah mengawali musim penghujan, saya ingin tahu secara langsung berapa kapasitas harian yang dikeluarkan, dan bagaimana proses pengangkutan sampah, apakah seimbang atau tidak,” tambahnya.

Jika proses pengangkutan tidak seimbang, lanjut Pak Didik, hal ini perlu segera ditindaklanjuti. Ia menyarankan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) segera membersihkan semua sampah dalam waktu 3 hingga 4 hari ke depan. Selanjutnya, Kepala UPT Pasar Baru Dampit diminta untuk berkomunikasi dengan paguyuban pasar mengenai program penertiban dan proses pengangkutan sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Talangagung Kota Kepanjen.

Selain itu, laporan dari Lurah Dampit juga menyebutkan bahwa sebagian besar sampah di TPS berasal dari limbah rumah tangga warga. Situasi ini menunjukkan perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjelang musim hujan.