Pemerintah Kabupaten Blitar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat bencana angin puting beliung di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok. Bencana ini terjadi pada hari Selasa, 1 Oktober 2024.
Dari kejadian tersebut, tercatat 26 rumah mengalami kerusakan dan banyak pohon tumbang. Dari total tersebut, 14 rumah mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Angin puting beliung adalah fenomena cuaca yang dapat menyebabkan kerusakan besar dalam waktu singkat. Hal ini terjadi saat aliran udara yang tidak stabil menyebabkan perputaran angin yang kuat, seringkali disertai hujan deras.
Kepala BPBD, Ivong, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penilaian (asesmen) bersama dengan pihak berwenang yang lainnya untuk menentukan langkah selanjutnya. "Kami telah bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Plt. Bupati Blitar juga melakukan kunjungan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat untuk memastikan kondisi salah satu warga yang saat ini dirawat akibat bencana. Ia memastikan bahwa warga tersebut dalam keadaan membaik dan mendapatkan perawatan yang terbaik.
Saat ini, BPBD beserta tim relawan dan masyarakat setempat sedang bekerja sama untuk melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi yang terdampak. Gotong royong ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
